Hindari Pungutan di Sekolah, Dana BOS Diminta Dimaksimalkan

mediacerdasbangsa
By mediacerdasbangsa Januari 29, 2017 23:39

Hindari Pungutan di Sekolah, Dana BOS Diminta Dimaksimalkan

MCB.COM (Gorontalo) – Sekretaris Daerah Provinsi Gorontalo, Winarni Monoarfa meminta pihak sekolah memaksimalkan pemanfaatan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS), untuk seluruh kegiatan operasional sekolah.

Meningkatnya kebutuhan dalam pendidikan kata Winarni, mendorong pemerintah Indonesia menyalurkan berbagai bantuan demi kelangsungan pendidikan anak anak bangsa, salah satunya melalui dana BOS.

Menurut Winarni, program dana BOS merupakan salah satu program utama pemerintah bertujuan mendukung keberhasilan program wajib belajar 9 tahun dan mengembangkan rintisan program wajib belajar 12 tahun.

Hal tersebut dikatakan Winarni, saat kegiatan penandatanganan kerja sama penyaluran dana BOS tingkat pendidikan menengah 2017. Winarni Monoarfa mengutarakan, saat ini penyaluran dana BOS untuk tingkat SMA SMK sederajat mencapai 67 milyar rupiah.

Winarni menambahkan, dana Bantuan Operasional Sekolah bermanfaat bagi sekolah dan siswa itu sendiri, terutama untuk membebaskan pungutan bagi seluruh siswa di sekolah terhadap BOS, membebaskan pungutan seluruh siswa miskin dalam bentuk apapun, baik di sekolah negeri maupun swasta, meringankan beban biaya operasional sekolah siswa, mengurangi angka putus sekolah dan meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kebudayaan Pemuda dan Olahraga  Provinsi Gorontalo Weni Liputo mengungkapkan, sebagai alat kebijakan untuk publik, pemanfaatan dana BOS harus berdasarkan fakta dan data yang disajikan.

Selain itu kata Weni, pengelolaan dana BOS juga harus efisien dan transparan, sebab di tahun-tahun sebelumnya di Provinsi Gorontalo Badan Pemeriksa Keuangan BPK dan BPKP menemukan adanya kesalahan administrasi dan pemanfaatan dana BOS tidak sesuai dengan kebutuhan. Hal ini berdampak pada tingkat kepercayaan pemerintah pusat dalam menyalurkan dana BOS menurun.

Untuk menciptakan transparansi pengelolaan dana BOS menurut Weni, pihak sekolah, Dinas Pendidikan Provinsi Gorontalo mengingatkan pihak sekolah selaku pengelola dana BOS  untuk meningkatkan koordinasi dengan komite sekolah dan orang tua siswa dalam proses penganggaran dan pengelolaan dana BOS.

Lain halnya dengan Alim Niode, Ombudsman Provinsi Gorontalo mengatakan,  untuk tahun 2016 menemukan kejanggalan misalnya permintaan biaya tambahan yang tidak wajar dalam pelayanan publik khususnya di dunia pendidikan. (MCB.01/Ferd)

mediacerdasbangsa
By mediacerdasbangsa Januari 29, 2017 23:39
Write a comment

No Comments

No Comments Yet!

Let me tell You a sad story ! There are no comments yet, but You can be first one to comment this article.

Write a comment

Only registered users can comment.