Beranda Gorontalo Jelang Pilkada, KPUD Gorontalo Gelar Workshop Jurnalis

Jelang Pilkada, KPUD Gorontalo Gelar Workshop Jurnalis

55

MediaCerdasBangsa.Com (Gorontalo) – Dalam rangka Penyelenggaraan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Gorontalo Tahun 2017, KPU Provinsi Gorontalo melaksanakan Workshop Jurnalis di salah satu hotel Gorontalo (1/6), dengan tema :  “ Peran dan Fungsi Media Masa dalam Penyelenggaraan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Gorontalo Tahun 2017”.

Workshop yang dibuka oleh  Ketua KPUD Provinsi Gorontalo, Muh. N. Tuli, dihadiri oleh para insan Pers dari berbagai media yang ada di Provinsi Gorontalo, baik Media Cetak, Media Elektronik—Radio dan Televisi, juga Media Online. Workshop yang dilaksanakan sehari itu, mendatangkan nara sumber dari Dewan Pers, Muhammad Ridlo ‘Eisye yang menjabat sebagai Ketua Komisi Pengaduan & Penegakan Etika Pers, Ketua Umum Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia, Yadi Hendriana, PWI Gorontalo,  Abd. Haris Talamati, anamuda.com, Moh. Idrak Olii, dan dari KPUD Provinsi Gorontalo, Verrianto Madjowa.

Dalam sambutannya, Muh. N. Tuli mengatakan,  KPUD Provinsi Gorontalo siap mensosialisasikan pelaksanaan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur melalui media massa untuk diketahui oleh masyarakat.

Tak dapat dipungkiri bahwa media memegang peranan penting dalam berbangsa dan bernegara. Adapun kekuatan media, diantaranya; mampu merubah perilaku, mampu merubah persepsi dan mampu mempengaruhi keputusan Politik.  Media harus menempatkan nilai tertinggi pada akurasi dan konteks—jurnalisme  verifikasi. Dan yang utama dari Media adalah kepercayaan.

Tak bisa dipungkiri medsos memiliki kecepatan dalam informasi. Tapi sangat tidak akurat. Ironisnya masyarakat kita lebih mempercayai kecepatan daripada ketepatan.

Materi yang dibawakan oleh para nara sumber, diantaranya;  Etika Jurnalis dalam pemberitaan melalui media massa, independensi jurnalis TV dalam pemberitaan pilkada. Peran pers dan media sosial dalam pemilu dan demokrasi. Transparansi KPU dalam penginformasian pilkada tahun 2017 melalui media, independensi dan integritas wartawan dalam pemberitaan pilkada, dan penyebaran informasi melalui media sosial.

Dalam setiap sesinya, diakhiri dengan tanya–jawab antara nara sumber dan peserta workshop. Pertanyaan yang diajukan oleh peserta yang nota bene adalah para awak media cukup tajam. Namun dapat dijawab dengan sangat baik, walau tidak semuanya memuaskan. ** ( MCB/01)