Beranda Gorontalo Bantuan Vertical Dryer Berbuah Antar Pulau 500 Ton Jagung ke Medan

Bantuan Vertical Dryer Berbuah Antar Pulau 500 Ton Jagung ke Medan

76

MCB.Com (Kabupaten Gorontalo) – Desa Huntu memiliki potensi lahan jagung seluas ± 200 Ha dan sekecamatan Batudaa seluas ± 1500 Ha. Pada Tahun 2018 Dinas Pertanian Provinsi Gorontalo memberikan bantuan Vertikal Dryer Jagung kapasitas 6 Ton di Kelompok Tani Anugerah. Sejak diterimanya bantuan tersebut oleh Kelompok Tani Anugerah yang diketuai oleh Aruji Wantu dengan telaten memanfaatkan bantuan tersebut sebagai modal awal.

Awalnya petani setempat melakukan pengeringan jagung secara manual hanya dengan mengandalkan sinar matahari yang membutuhkan durasi waktu yang lebh panjang karena keterbatasan fasilitas penjemuran berupa lantai jemur dan terpal. Selain itu kadar airnya tidak merata yang berpotensi tumbuh suburnya aflatoksin yang dijadikan alasan oleh pedagang pengumpul bahkan eksportir untuk membeli dengan harga rendah. Selain itu jumlah jagung yang sedikit menyebabkan bargaining position petani menjadi rendah yang pada akhirnya pasrah dengan harga yang ditetapkan sepihak oleh   pembeli.

Adanya bantuan Vertikal Dryer bisa membalik fakta, Pada tanggal 01 Juli 2019 Kelompok Tani Anugerah Desa Huntu Kec. Batudaa Kab. Gorontalo bisa mengantarpulaukan Jagung 500 ton secara berangsur dengan tujuan Medan (SUMUT). Hal ini secara nyata menguntungkan petani karena harga relatif tinggi karena terputusnya margin keuntungan di beberapa rantai pemasaran.

Secara terpisah Kepala Dinas Pertanian Provinsi Gorontalo Muljadi D. Mario berpesan “Tolong petani menjaga dan memelihara komitmen jaminan kualitas dan kuantitas dengan pihak pembeli (Medan-Sumut), seperti kadar air, prosentasi biji rusak, prosentasi minimum bahan lain, dan trutama ketepatan waktu. Pelihara kepercayaan dan jadilah manusia yang mensyukuri nikmat, pelihara bantuan dari pemerintah agar bisa berguna bagi orang banyak.

Keberhasilan petani menjadi kebahagian bagi saya pribadi dan Dinas Pertanian Provinsi, membuat kami menjadi lebih semangat berkerja untuk petani, seiring dengan pesan Gubernur Rusli Habibie dan Wakil Gubernur Idris Rahim untuk mengutamakan kepentingan masyarakat.

“Saya berharap dan berusaha untuk hal yang sama bisa terlaksana di sentra-sentra jagung lainnya di Provinsi Gorontalo”, pungkas lulusan 2002 IPB Bogor yang juga alumni Lemhannas angkatan 55 Tahun 2016. (Oman/01)