Beranda Sulawesi Tipikor Usut Dugaan Korupsi Panwas Sigi

Tipikor Usut Dugaan Korupsi Panwas Sigi

46

MediaCerdasBangsa.Com (SULTENG) – Sigi PENYIDIK tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Polres Sigi terus mengusut dugaan korupsi mark up sewa kantor Panitia pengawas Pemilu (Panwas) Kabupaten Sigi pada tahun 2013, 2014 dan 2015.

Informasi yang dihimpun, Kepolisian sudah memegang calon tersangka dan bakal melakukan gelar perkara dalam waktu dekat.

Kasat Reskrim Polres Sigi Iptu Uspan mengatakan, pihaknya dalam waktu dekat akan memeriksa Bendahara Panwas Sigi Fadlia. Hal ini berkaitan dengan kasus tersebut dan untuk melengkapi pemberkasan sebelum gelar perkara dilakukan.

“Kita akan lakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi yang sebelumnya sudah diperiksa, salah satunya adalah Bendahara Panwas Sigi,” kata Iptu Uspan dihubungi wartawan  belum lama ini.

Kata Iptu Uspan, dalam kasus Panwas Sigi pihaknya memiliki cukup bukti dari keterlibatan pihak-pihak terkait. Namun ia belum menyebutkan pihak yang dimaksud tersebut. Kata dia, pihaknya tetap menunggu pemeriksaan lanjutan untuk menentukan kelanjutan kasus ini.

“ Dari pemeriksaan ini nantinya kami akan mengetahui apakah kasus ini dilanjutkan atau seperti apa, karena kami menunggu pemeriksaannya nanti,” kata perwira yang kini menangani kasus ini.

Diketahui, kasus dugaan mark up sewa kantor Panwas Sigi ini bermula dari temuan Kepolisian terkait ketidakwajaran penyewaan kantor yang berada di Desa Lolu, Kecamatan Sigi Biromaru tersebut.

Pasalnya, sewa kantor yang berdasarkan keterangan pemilik rumah hanya Rp 6 juta pertahun, namun pihak Panwas Sigi memasukan dalam pertanggungjawaban sewa kantor tersebut Rp 5 juta perbulannya, selama 3 tahun. Polisi memperkirakan kerugian negara atas kasus ini berjumlah Rp 120 juta lebih.

Sementara itu, Kapolres Sigi yang baru diserah terimakan kepada AKBP Agung Kurniawan mengaku akan menseriusi kasus korupsi di Sigi, khususnya yang telah ditangani oleh anggotanya.

“ Kami akan lanjutkan, saya lihat dulu semua laporan anggota saya ya,” kata mantan Wadansat Brimob Sulteng ini. (Joni/Ardi/lin)