Beranda Gorontalo Kepala BPDASHL Bone Bolango, M. Tahir: DAS Limboto Masuk Rawan Bencana Nasional

Kepala BPDASHL Bone Bolango, M. Tahir: DAS Limboto Masuk Rawan Bencana Nasional

24

MCB.Com (Gorontalo) – Kepala Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai dan Hutan Lindung (BPDASHL) Bone Bolango, Provinsi Gorontalo, M Tahir, P.SP., M.Si menjelaskan, Daerah Aliran Sungai (DAS) Limboto, Kabupaten Gorontalo menjadi prioritas nasional, terutama Danau Limboto yang merupakan daerah rawan bencana nasional.

Hal tersebut disampaikan M. Tahir pada acara Workshop yang digelar di salah satu gedung di Kota Gorontalo, Kamis (17/10/2019). Dikatakan, DAS Limboto termasuk 5 DAS yang masuk rawan nasional.

“Hari ini kami melaksanakan Workshop untuk menyamakan pesepsi, siapa berbuat apa? Jika hanya Kehutanan saja, atau BPDAS yang menanganinya, Insya Allah tidak akan selesai, sebab terlalu banyak kepentingan di dalamnya, yakni; kepentingan pemerintah, kepentingan dunia usaha dan kepentingan masyarakat dalam mengelola DAS itu sendiri,” terang M. Tahir.

M. Tahir menguraikan, Daerah Aliran Sungai (DAS) di Provinsi Gorontalo kurang lebih 520 ­DAS, sementara yang masuk kategori dipulihkan kurang lebih 390 DAS, sedangkan yang dipertahankan hingga kini 27 DAS. 

“Nah, jika melihat kondisi kategori DAS saat ini, hampir semua dipulihkan, tinggal berapa persen saja yang dipertahankan,” jelas M. Tahir. 

Ditanya, butuh berapa lama dipulihkan? M. Tahir menjelaskan, laju degradasi lahan lebih tinggi dibanding dengan laju rehabilitasi lahan.  Oleh sebab itu, perlu disampaikan kepada masyarakat untuk menjaga laju degradasi lahan. 

Melalui program Rehabilitasi Hutan dan Lahan kata M. Tahir, disediakan tanaman buah-buahan sebanyak 70 persen dan kayu-kayuan 30 persen, dengan harapan buah-buahan berhasil bisa dinikmati oleh masyarakat. (Olu/Udin)