Beranda Advetorial Kota Gorontalo Kekurangan Guru Agama Islam

Kota Gorontalo Kekurangan Guru Agama Islam

1

MCB.Com (Kota Gorontalo) –  Kurang lebih tiga tahun Kota Gorontalo kekurangan guru Agama Islam. Berdasarkan data menyebutkan bahwa guru Agama Islam di sekolah-sekolah, baik SD maupun SMP memiliki kekurangan guru Agama Islam sebanyak 78 orang.

Kekurangan tersebut bukan hanya guru Agama Islam, tetapi termasuk guru mata pelajaran umum, seperti; Guru Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Matematika, Olah raga, dan IPA.

Untuk mengantisipasi kekurangan guru, pemerintah kota berusaha mengangkat guru-guru honor yang berasal dari berbagai keahlian bidang ilmu.

Walikota Marten Taha menjelaskan, sebenarnya pemerintah kota telah mengusulkan pengangkatan guru dan tenaga medis ke Kementrian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB). Namun belum ada jawaban dari kementrian.

“Karena kewenangan menerima ASN bukan kewenangan pemerintah daerah, tapi dari pemerintah pusat yaitu wewenang Menpan RB. Menurut menteri, tahun 2018 akan dibuka kran itu. Kita tunggu saja,” jelas Marten.

Dalam rangka menjalankan semua program kata Marten, pemerintah kota mensinergikan dengan Kantor Kementrian Agama, Dinas Pendidikan, dan LPTQ Lembaga pengembangan Tiawatil Quran (LPTQ), yang juga didukung oleh Team Kerja Walikota.*(01/02)