Mukorwil Ke-8 APEKSI VI  Melahirkan Rekomendasi Kerja Sama Antar Lembaga  

mediacerdasbangsa
By mediacerdasbangsa Agustus 2, 2017 03:23

Mukorwil Ke-8 APEKSI VI  Melahirkan Rekomendasi Kerja Sama Antar Lembaga  

MCB.Com (Maluku Utara) – Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesi (APEKSI) VI melaksanakan Musyawarah Komisariat Wilayah (Muskorwil) ke-8. Kegiatan tersebut diikuti oleh 17 kota yang berlangsung di Kota Ternate,  Provinsi Maluku Utara, selama dua hari, yang dimulai Senin (31/7).

Walikota Gorontalo Marten Taha mengatakan, Muskorwil APEKSI melahirkan rekomendasi berupa, akan meneruskan berbagai program yang telah dicanangkan dan dilaksanakan, melakukan kerja sama antar lembaga  dalam rangka mencari skim pembiayaan dalam situasi berkurangnya sumber pembiayaan dari APBN dan APBD.

Disamping itu kata Marten, daerah-daerah akan berinisiatif mengembangkan bersama lembaga donor, baik milik negara maupun swasta dalam rangka mencari sumber-sumber pembiayaan.

Menurut Marten Taha, terdapat tiga hal penting yang bisa mengangkat berbagai program dan kebijakan kota. Pertama, kerja sama dan sinergritas antar kota, baik kota dan kabupaten, kota dan provinsi, kota dan pemerintah pusat, maupun internasional.

Kedua, mengembangkan potensi daerah berdasarkan keunggulan masing-masing, yang selalu mendukung dan menopang, sehingga tercapai peningkatan kinerja  pemerintah kota di seluruh Indonesia khususnya Komisariat Wilayah VI.

Ketiga, yang paling penting  menurut marten melaksanakan berbagai program yang memberikan dampak positif terhadap peningkatan kinerja anggota Apeksi. “Dan itu telah kami lakukan kurang lebih selama 3 tahun,” jelas Marten.

“Musyawarah Komisariat Wilayah VI APEKSI ini melakukan pemilihan pengurus yang baru. Terpilih Bapak Richard Louhenapesy sebagai ketuanya untuk memimpin selama tiga tahun kedepan (Periode 2017-2020),” ujar Marten.

Pada kesempatan itu pula Walikota Marten Taha menyerahkan cenderamata kepada Walikota Surabaya Tri Rismaharini.

Selain itu, mantan Ketua DPRD Provinsi Gorontalo tersebut menyempatkan diri  melihat lebih dekat Kesultanan Ternate dan Kesultanan Tidore. “Hal ini sebagai upaya kita dalam rangka mengembangkan cagar budaya yang ada di Kota Gorontalo, terutama yang berhubungan dengan adat istiadat, dan peninggalan kerajaan yang ada di Gorontalo,” tandasnya.* (01/02-Bayu-Humas)

mediacerdasbangsa
By mediacerdasbangsa Agustus 2, 2017 03:23
Write a comment

No Comments

No Comments Yet!

Let me tell You a sad story ! There are no comments yet, but You can be first one to comment this article.

Write a comment

Only registered users can comment.