Beranda Uncategorized Nelson Terus Berkomitmen Turunkan Angka Kemiskinan

Nelson Terus Berkomitmen Turunkan Angka Kemiskinan

15

MCB.COM (Limboto)-,  Bupati Gorontalo Nelson Pomalingo membuka secara resmi kegiatan sosialisasi verifikasi validasi data sistem pelayanan rujukan terpadu ( SLRT) ” Gemilang”. Kegiatan dipusatkan di aula kantor camat telaga biru tersebut di hadiri kurang lebih 100 warga perwakilan masyarakat se- kecamatan telaga Cs.

Kepala dinas sosial Dr. Husain Ui mengatakan, Kegiatan ini Sangat penting di lakukan di Kabupaten Gorontalo karena  merupakan program nasional. Di Kabupaten Gorontalo sudah ada dua desa menerapkan program ini. Yakni Desa Pilolalenga Kecamatan Dungaliyo dan Desa Bongo Ngoayu Kecamatan Boliyohuto. 

“Ketika semua desa menerapkan program SLRT, maka peroslan kemiskikan cepat tertangani karena data kemiskinan akan terlihat dan nampak pula bantuan apa saja yang sudah disalurkan,” Kata Husain Ui

 Husain Ui, menambahkan Disamping menerapkan SLRT, semua desa dan kelurahandiharapkan menerapkan pusat kesejahteraan sosial ( Puskesos). Puskesos diterapkan dapat pula mempercepat  penanganan kemiskinan.

Dalam sambutannya Bupati Nelson Pomalingo mengatakan, pertama, kemiskinan ini merupakan problema kita bersama di Gorontalo. Kedua, sudah banyak bantuan dan program yang dilakukan. Tapi menurut Nelson problema itu diakibatkan dengan data.

“ Kadang kala ada  orang yang sudah tidak miskin atau orang miskin tidak masuk data, Maka data itu dilakukan oleh desa. ” Imbuh Nelson., “perlu adanya perbaikan dan verifikasi data agar tidak ada lagi pelaporan atau pelayanan untuk masyarakat yang tidak tercatat dengan baik,” Sambung Nelson

Kedua, sistem terpadu, nah, sistem ini akan memberikan arah yang baik dalam distribusi bantuan kepada masyarakat yang benar-benar miskin. Ketiga, harus memperbaiki data-data yang ada, harus valid, termasuk komitmen pelayanan dan pengimputan data harus bersesuaiyan dan ini dilakukan kepala desa dan operatornya.

Berikutnya, Kata Nelson, Operator di setiap desa harus di perhatikan operasional dan keberlangsungan hidupnya, agar lebih baik dalam memvalidasi data agar pelayanan kepada masyarakat benar-benar terealisasi.

” Yang harus di perhatikan sumber daya manusianya dan kesesuaian pengimputan datanya, entah data yang ada di kita maupun data yang akan kita sampaikan ke tingkat nasional “. Tandas Nelson. (Olu/Humas)