Beranda Uncategorized Nelson Terus Intervensi Penurunan Angka Kemiskinan

Nelson Terus Intervensi Penurunan Angka Kemiskinan

15

MCB.COM (Limboto) – Pemerintah kabupaten gorontalo terus berkomitmen intervensi penurunan angka kemiskinan di daerah ini. Berbagai cara pun dilakukan agar orang miskin di wilayah Kabupaten Gorontalo berkurang. Upaya itu, antara lain dengan mengintervensi penyerahan berbagai bantuan di masyarakat. “Setiap tahun kurang lebih setiap tahun 500 orang, 500 kepala keluarga karena mengingat masyarakat kita masih banyak yang tidak mampu. Cara membantu itu melalui penyerahan bantuan pertanian, bidang peternakan,perikanan (Nelayan) , bantuan Kub. Dan hari ini  penyerahan bantuan modal usaha berupa usaha ekonomi produktif (UEP) khusus pedagang,” Kata Bupati Gorontalo nelson pomalingo, ditemui usai menyerahkan bantuan UEP kepada masyarakat  telaga Cs, jumat ( 27/09/19) di aula kantor desa mongolato.

Pedagang itu, Kata Nelson, baik itu pedagang kios, pedagang sayur, pedagang kue basah ,kue kering termasuk para tukang. “mereka orang-orang yang punya semangat, tapi modal mereka terbatas. Nah,karena itu, kita berikan modal bukan  dalam bentuk uang melainkan bentuk barang. Kalau diberikan uang itu akan habis, maka kita berikan modal bentuk barang sesuai kebutuhan mereka,” Tutur Nelson

kata nelson, usaha mereka berkelanjutan, dan kalau usaha mereka berkelanjutan maka pendapatan mereka naik. mudah-mudahan ini dapat memberikan ruang kepada mereka untuk mendorong anak-anak mereka sekolah, kehidupan mereka jadi baik, rumah mereka bisa dikembangkan.

“dengan demikian penurunan kemiskinan terjadi,” Imbuh Nelson.

Ia berharap, pertama, bantuan ini dapat dikelola dengan baik,  kedua, akan meningkatkan pendapatan mereka, dan ketiga akan membahagiakan mereka dalam keluarga.

Nelson menambahkan, bantuan ini perorang rata-rata dua juta dan berdasarkan kebutuhan mereka. Misalnya, tukang sayur, tidak dibelikan sayur semua tapi ketika dia ada lahan maka akan diberikan bibit. Mereka akan bertani sehingga berkembang dan sayur mereka dijual secara bertahap.

“begitu juga tukang, tukang tidak dibeli kayu semuanya tapi dibeli alat-alatnya. Karena sekarang mereka dalam bentuk manual, pakai tangan dan mudah-mudahan dengan adanya alat lebi produktif lagi dan lebih bagus lagi apa yang mereka buat,” Pungkas Nelson.

Kepala dinas sosial Dr. Husain Ui menambahkan, bantuan ini dalam rangka peningkatan usaha masyarakat dan mendorong kesejahteraan. Ini merupakan bagian dari perhatian pemerintah daerah untuk mengembangkan pelayanan agar masyarakat teratasi dari yang namanya kemiskinan

” Penyerahan bantuan usaha produktif ini, beda dengan bantuan yang di pakai habis, karena bantuan ini tujuannya agar masyarakat bisa  mandiri, amanah dan perlu di jaga dengan baik dan harus di kembangkan “. Tegasnya (Olu/Humas)