Beranda NTT Sopia – Minuman Alkohol Tradisional NTT Diluncurkan Ke Pasaran

Sopia – Minuman Alkohol Tradisional NTT Diluncurkan Ke Pasaran

44

MCB.Com – (Kupang-NTT) – Impian Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur dibawah kepemimpinan Viktor Bungtilu Laiskodat dan Josef Nae Soi untuk berkreasi dan memproduksi minuman beralkohol tradisional secara resmi terwujud atas hasil kerja kolaboratif antara Undana dan Pemprov NTT. Tepatnya, Hari Rabu, 19 Juni 2019 pukul 14:00 WITA—selesai, berlokasi di Laboratorium Riset Terpadu Biosain Universitas Nusa Cendana (Undana) Kupang.

Launching atau peluncuran minuman beralkohol khas masyarakat NTT yang diolah secara ilmiah dan diseleksi dari berbagai daerah penghasil sopi (minuman beralkohol tradisional, red) yang tersebar di Daratan Timor, Flores, Alor dan Sumba. Peluncuran perdana Sopia diambil dari hasil riset olahan sopi masyarakat asal Insana Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU)

Launching Sopia dihadiri oleh Gubernur NTT Viktor Laiskodat dan Wakil Gubernur NTT Josef Nae Soi, Wakil Ketua DPRD NTT, Civitas Akademika Undana, Perwakilan Bank BRI dan Bank NTT, unsur Forkompinda dan sektor swasta

Peluncuran Sopia ditandai dengan toast dan menikmati bersama rasa (taste) minuman beralkohol khas NTT yang berkadar alkohol dari 20—40 persen

Rektor Undana, Prof Ir Fredrikus Benu saat peluncuran Sopia dalam rangkaian Dies Natalis Ke-57 Universitas Nusa Cendana (Undana) mengatakan bahwa Sopia merupakan bukti produk dari diolah dari industri rumahan menjadi industri komersil sebagai kerja kolaboratif Undana, Sektor swasta (Toko NAM), dan Pemprov NTT

“Hari ini sebagai momen bersejarah bagi NTT dan Undana. Seperti kita tahu bahwa Undana telah menandatangani MoU dengan sektor swasta untuk mendukung program dari Gubernur NTT Viktor Laiskodat yakni Pendidikan Vokasi Kepariwisataan dan melakuan riset terhadap minuman beralkohol khas NTT ”, ujar Prof Fred Benu

Sedangkan, Gubernur NTT Viktor Laiskodat usai launching dan mencicipi Sopia menyampaikan kebanggaan dan terima kasih kepada Undana yang telah mengambil langkah besar menghasilkan Sopia sebagai produk hasil riset terbaik dari Undana

“Dalam teori kolaboratif perguruan tinggi, pemerintah, pengusaha, lembaga keuangan dan masyarakat yang berpartisipasi dalam membangun industri rumah tangga dapat dikapitalisasikan menjadi kekuatan produk Sopia yang sangat baik”, tutur Gubernur Viktor

Disamping itu, Owner Toko NAM, Leonard Antonius kepada awak media menyampaikan bahwa harga pasaran Sopia akan dipatok atas harga dasar dari masyarakat penghasil sopi

“Harga tergantung mutu sopi terbaik dari petani dengan kadar alkohol berkisar 20—40 persen dan Sopia akan dipasarkan hingga ke luar negeri dan saat ini belum ada kisaran harga”, ungkap Leonard Antonius.(Rony Banase/IMO-NTT )