Beranda Gorontalo Tak usung ZH, PPP Versi Romahurmuzy Terima 1,5 M?

Tak usung ZH, PPP Versi Romahurmuzy Terima 1,5 M?

9

MediaCerdasBangsa.Com (Gorontalo) – Hingga kini PPP masih saja berkonflik. Masing-masing kubu mengaku memiliki kekuatan hukum untuk mengusung calon kepala daerah 2017 mendatang. PPP versi Djan Faridz mengaku yang berhak dan sah mengusung calon kepala daerah sebagaimana keputusan Mahkamah Agung nomor 601.

Sementara PPP kubu Romahurmuzy telah mengantongi pengesahan sebagaimana SK Kemenkumham nomor M.HH-006.AH.11.01 tahun 2016. Hal inilah yang menguatkan PPP versi Romahurmuzy  lebih dominan dan dipercaya para kandidat sebagai partai yang berhak mengusung calon kepala daerah 2017.

Tak heran, salah satu kandidat Calon Gubernur Gorontalo—Zainudin Hasan (ZH) berani mengeluarkan dana (mahar) kepada pengurus Partai lambang Ka’bah ini. Mahar tersebut sebesar Rp1,5 miliyar.

Namun belakangan tersiar kabar bahwa PPP yang memiliki SK Kemenkumham ini malah akan mengusung Hana Nasanah Fadel Mohammad. Makanya, Zainudin Hasan meminta dana Rp1,5 miliyar yang sudah terlanjur diserahkan itu agar dikembalikan.

Ketua DPC PPP (Djan Faridz) Bone Bolango, Arjun Mogulaingo mengakui bahwa PPP kubu Romahurmuzy telah menerima mahar Rp1,5 miliyar dari Zainudin Hasan. Kata Arjun, hal ini diungkapkan Zainudin sendiri. “Ini bukan fitnah, tapi ini pengakuan sahabat Zainudin Hasan,” tegas Arjun.

Moment pilkada ini menurut Arjun, digunakan PPP versi Romahurmuzy meraup duit untuk kepentingan pribadi, bukan kepentingan masyarakat Gorontalo.

Mantan Anggota DPRD Bone Bolango dua periode ini menegaskan, jika PPP versi Romahurmuzy berani mengusung kandidat calon kepala daerah, PPP Djan Faridz akan menggugatnya.

“Negara ini adalah negara hukum yang harus dipatuhi. Oleh sebab itu jika ada yang berani menggunakan PPP Romi, maka kami akan menggugat, termasuk kandidat itu sendiri. Keputusan Mahkamah Agung 601 sudah sangat jelas bahwa PPP Djan Faridz telah berkekuatan hukum tetap,” tandas Arjun.

Sementara itu Zainudin Hasan yang berusaha dikonfirmasi mediacerdasbangsa.com via handphonenya, tidak bisa dihubungi. Hingga berita ini diturunkan, Zainudin belum memberikan keterangan.  (MCB.01/02)