Bis Antar Provinsi Enggan Pindah ke Terminal 42 Dungingi

mediacerdasbangsa
By mediacerdasbangsa April 2, 2016 08:48

Bis Antar Provinsi Enggan Pindah ke Terminal 42 Dungingi

MediaCerdasBangsa.Com (Gorontalo) – Gedung baru Terminal 42 Gorontalo di Kecamatan Dungingi berdiri megah, dilengkapi berbagai fasilitas. Hingga kini bangunan yang menggunakan anggaran berkisar Rp 56,9 miliar terus saja dibenahi. Namun Bis antar provinsi enggan pindah ke Terminal 42 Dungingi jika bangunannya sudah selesai.

Pengelola Perusahaan Otobus (PO) Merol, Masrin Tolulu mengatakan, selain lokasinya jauh dari pusat kota, para penumpang pun diprediksi enggan datang ke Terminal 42 yang baru tersebut, sehingga para penumpang akan lebih memilih naik mobil plat hitam. Akibatnya, pendapatan akan lebih menurun.

“Sekarang saja kami kesulitan mencari penumpang, dan pendapatan kami menurun, apalagi jika sudah dipindahkan ke Terminal 42 yang baru di Dungingi itu. Wadduh…, makin sulit kami,” keluh Masrin kepada mediacerdasbangsa.com

bus 1

Menurut Masrin, pihaknya lebih baik membangun PO di rumah masing-masing atau pindah ke Terminal Telaga, Kabupaten Gorontalo. Pasalnya, Terminal Telaga sangat representatif dari jangkauan penumpang dan aksesnya cukup dekat dari Terminal 42 Andalas.

Walikota Gorontalo, Marten Taha ketika dihubungi terpisah menjelaskan, hingga kini belum ada kepastian Terminal Gorontalo—Dungingi itu akan difungsikan. Pemda Kota Gorontalo masih menunggu regulasi terhadap pengelolaan Terminal, sebab kemungkinan besar seluruh terminal akan dikelola oleh pemerintah pusat.

Disinggung keluhan para pengolola Perusahaan Otobus tersebut, Walikota dari Partai Golkar ini akan menindaklanjutinya mengadakan pertemuan dengan  para sopir dan pemilik bus. “Intinya semua akan dikomunikasikan,” tutup walikota Marten Taha yang murah senyum ini mediacerdasbangsa.com (AMH/002)

mediacerdasbangsa
By mediacerdasbangsa April 2, 2016 08:48
Write a comment

No Comments

No Comments Yet!

Let me tell You a sad story ! There are no comments yet, but You can be first one to comment this article.

Write a comment

Only registered users can comment.