BNNP Gorontalo Berhasil Ringkus Pengedar Narkoba Jaringan Palu

mediacerdasbangsa
By mediacerdasbangsa Oktober 13, 2017 19:35

BNNP Gorontalo Berhasil Ringkus Pengedar Narkoba Jaringan Palu

MCB.Com (Gorontalo) – Sebelumnya BNNP Gorontalo bekerja sama dengan aparat Polsek Pulubala behasil meringkus dua orang pengedar narkoba jaringan Palu, Sulawesi Tengah. Keduanya berinisial AS dan AF.

Kemudian BNNP langsung melakukan penyidikan dan berusaha mengungkap keterlibatan tersangka lain. Dari hasil pengembangan, petugas BNNP berhasil menciduk pelaku lainnya, berinisial GM. Tersangka GM merupakan warga Kelurahan Biawu, Kota Gorontalo.

BNNP Gorontalo berhasil menyita barang bukti barang haram, yang terdiri dari 7 paket ukuran besar dan 4 paket ukuran kecil. Jika dihitung harganya merkisar 25 juta rupiah.

Kepala BNNP Gorontalo, Brigjenpol Oneng Subroto sedang memberikan keterangan pers.

Kepala BNNP Gorontalo, Brigjenpol Oneng Subroto menjelaskan, tersangka dibekuk petugas BNNP sedang melakukan transaksi. Tersangka kemudian langsung digiring ke kantor BNN Provinsi Gorontalo guna keperluan penyidikan.

“Pengungkapan kasus dengan BB sebanyak 11 paket, yaitu 7 paket yang agak besar, mungkin 1 gram lebih dan 4 paket yang kecil. Jadi kalau dinilai dengan rupiah, kira-kira 25 juta, “ ungkap Oneng Subroto.

Oneng Subroto menjelaskan, tersangka GM diduga terlibat dalam kejahatan peredaran narkoba yang melibatkan jaringan narkoba Palu, Sulawesi Tengah.  Ia bertindak sebagai pengedar.

Hingga kini kata Oneng Subroto, ketiga tersangka masih menjalani pemeriksaan di kantor BNNP Gorontalo. Ketiganya akan dijerat dengan sanksi pidana atas penyalahgunaan dan peredaran barang haram narkoba. Aparat BNNP juga masih menelusuri keterlibatan pemasok narkoba lainnya.* (01/02/03)

 

mediacerdasbangsa
By mediacerdasbangsa Oktober 13, 2017 19:35
Write a comment

No Comments

No Comments Yet!

Let me tell You a sad story ! There are no comments yet, but You can be first one to comment this article.

Write a comment

Only registered users can comment.