Bupati Dan Wakil Bupati Gorut Dilantik, Gubernur: Jaga Kekompakan Membangun Daerah

mediacerdasbangsa
By mediacerdasbangsa Desember 7, 2018 00:57

Bupati Dan Wakil Bupati Gorut Dilantik, Gubernur: Jaga Kekompakan Membangun Daerah

Gubernur Provinsi Gorontalo, Rusli Habibie sedang melantik  Bupati dan Wakil Bupati Gorontalo Utara (Gorut) terpilih periode 2018-2023, Indra Yasin-Thariq Modanggu. (FOTO: Dokumentasi Husto)

MCB.Com (Gorontalo) – Gubernur Provinsi Gorontalo, Rusli Habibie meminta kepada kepala daerah untuk menjaga kekompakan dalam membangun daerah. Komunikasi dan sinergitas antara pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) maupun dengan pihak DPRD agar tetap dijaga.

Hal tersebut disampaikan Rusli Habibie usai melantik Bupati dan Wakil Bupati Gorontalo Utara (Gorut) terpilih periode 2018-2023, Indra Yasin-Thariq Modanggu, yang digelar di Rumah Dinas Gubernur, Kamis (6/12/2018).

Menurut Rusli, berkisar 90 persen kepala daerah putus di tengah jalan—bercerai berai, disebabkan oleh komunikasi dan sinergitas tidak berjalan dengan baik. “Jagalah kekompakan dalam membangun daerah,” pintanya.

Contohnya kata Rusli, hingga periode kali kedua, ia tetap memilih berpasangan bersama Idris Rahim. Pertimbangannya, Idris Rahim mengerti betul fungsi dan tugas sebagai Wakil Gubernur. Idris tidak mengambil wewenang tugas Gubernur. “Hingga sekarang Pak Idris seperti itu,” ungkapnya.

Dalam sambutannya, Rusli juga menyampaikan pesan Presiden Joko Widodo, agar kepala daerah yang baru dilantik segera memenuhi janji-janji politiknya. Presiden dan Mendagri berharap agar program difokuskan pada kepentingan rakyat.

Ia menekankan, kepala daerah harus membuat program strategis yang mudah serta pelayanan yang maksimal bagi masyarakat. Demikian halnya kepada investor, Rusli meminta kepala daerah agar memberikan perizinan dengan mudah kepada investor untuk menanamkan modalnya di daerah.

Mantan Bupati Gorontalo Utara ini mengatakan, adari tahun ketahun anggaran semakin meningkat. Jika dibandingkan semasa ia memimpin Gorontalo Utara—tahun 2008, anggarannya masih minim. Nah, untuk anggaran tahun 2018 sudah menghamipri 800 miliar rupiah.

“oleh sebab itu saya berharap agar anggaran dapat dibelanjakan dan difokuskan untuk pembiayaan program yang pro rakyat,” tandasnya.* (01/Tim/Humas)

mediacerdasbangsa
By mediacerdasbangsa Desember 7, 2018 00:57
Write a comment

No Comments

No Comments Yet!

Let me tell You a sad story ! There are no comments yet, but You can be first one to comment this article.

Write a comment

Only registered users can comment.