Dua Pelaku Pembunuhan Ketua Yayasan Pesantren Al-bana’ Asing dibekuk Polisi

mediacerdasbangsa
By mediacerdasbangsa Mei 26, 2016 00:40

Dua Pelaku Pembunuhan Ketua Yayasan Pesantren Al-bana’ Asing dibekuk Polisi

MediaCerdasBangsa.Com (SULBAR-Pasangkayu) SETELAH hampir tiga pekan kasus pembunuhan haji bana’ ketua yayasan pondok pesantren al-bana’ asing yang terjadi awal mei lalu dikecamatan baras kabupaten mamuju utara (Matra) provinsi sulawesi barat (sulbar) akhirnya terungkap. tim gabungan yang dipimpin kasat reskrim  polres mamuju utara membekuk kedua pelaku pembunuhan di dua tempat terpisah berikut barang bukti dua buah parang panjang dan sebuah linggis yang diduga digunakan pelaku menghabisi korbannya.

Kasus pembunuhan yang terjadi awal mei lalu di pondok pesantren al-bana’ asing cukup menghebohkan warga dan siswa – siswi penghuni pondok pesantren saat pemilik yayasan bernama haji bana’ di temukan dalam kondisi tak bernyawa didalam kamarnya, sementara korban saat di temukan terbujur kaku dan mengalami luka bacokan di bagian kepala dan pelipis mata akibat terkena sabetan senjata tajam.

Dari hasil pengembangan penyilidikan yang dilakukan pihak kepolisian polres mamuju utara  kedua pelaku yakni wr berumur dua belas tahun dan pr tiga belas  tahun keduanya adalah anak didik di pesantren al-bana’ asing yang masih duduk dibangku kelas 1 dan 2 di bekuk di dua tempat terpisah.

Wr yang berumur dua belas tahun di bekuk polisi di pondok pesantren al-bana’ asing dari hasil keterangan tersangka wr, Pr tiga belas tahun yang diduga sebagai otak kasus pembunuhan haji bana’ pimpinan pesantren al-bana’ asing  di bekuk di kecamatan sarudu saat tengah berlibur, dari tangan kedua pelaku polisi berhasil mengamankan dua buah parang panjang dan sebuah linggis yang digunakan pelaku menghabisi korbannya.

AKBP : Yanuar Widianto S.IK kapolres mamuju utara yang dikonfirmasi oleh awak media mengatakan, sementara ada dua pelaku yang diamankan serta barang bukti dua buah parang panjang untuk kepentingan penyidikan, sementara untuk motif pembunuhan dari hasil olah tkp yang dilakukan tim. pembunuhan tersebut di duga karena pelaku tertangkap basah saat melakukan aksi pencurian, namun uang hasil pencurian sementara masih dicari karena pelaku belum mengaku uang tersebut disimpan dimana. terang kapolres matra.

Sementara Jumriyah anak dari haji bana’ ketau yayasan pesantren al-bana asing. saat di konfirmasi mengatakan, saat kejadian diperkirakan sekitar pukul 3 : 00 wita dini hari saat semua santri tengah terlelap tidur sehingga tak satupun warga santri yang mengetahui kejadian tersebut, namun korban di temukan pagi sekitar jam 9 saat “saya mengantar makanan seketika itu “saya langsung meminta pertolongan,  namun saat haji (korban) ditemukan dalam kondisi sudah tidak bernyawa dengan kondisi kepala tertutup bantal dan bersimpah dan mengalami luka di bagian kepala dan pelipis mata. terangnya. (joni)

mediacerdasbangsa
By mediacerdasbangsa Mei 26, 2016 00:40
Write a comment

No Comments

No Comments Yet!

Let me tell You a sad story ! There are no comments yet, but You can be first one to comment this article.

Write a comment

Only registered users can comment.