Beranda DKI Jakarta Gara-gara Dengar Ceramah Ustadz Abdurrahman Abubakar Bahmid, Suami Istri Tak Jadi Cerai

Gara-gara Dengar Ceramah Ustadz Abdurrahman Abubakar Bahmid, Suami Istri Tak Jadi Cerai

11

MCB.Com (Gorontalo) – Ibu itu, cerewetnya bukan main. Ia bagaikan tim sukses yang tak mengenal lelah. Setiap ketemu dengan masyarakat, ia selalu bicara calon anggota DPD-RI dari Dapil Provinsi Gorontalo. Entah di rumah, di jalan, di pasar-pasar, atau dimana saja, tak lepas dari ucapannya sosok Abdurrahman Abubakar Bahmid.

Ketika MCB.Com bertemu dengan wanita yang mengaku berusia 44 tahun ini, ia mulai berkisah tentang  kekagumannya terhadap Ustadz Bahmid—panggilan akrab Abdurrahman Abubakar Bahmid. Namanya, Fince Abas atau biasa orang di kampungnya menyapanya Tante Ince, tinggal di Desa Bongo Tua, Kecamatan Paguyaman, Kabupaten Boalemo.

Ceritanya begini: Kira-kira awal tahun 2014, Fince bersama suaminya menghadiri sebuah pesta pernikahan di Tanggidaa, Kota Gorontalo. Kala itu, Ustadz Bahmid dipercaya tuan rumah memberikan nasehat pernikahan kepada kedua mempelai. Ia dan suaminya menyimak sambil terdiam mendengar ceramah Ustadz Bahmid.

Ditanya, apa yang menarik dari ceramah Ustadz Bahmid? “Kebetulan saat itu saya lagi bertengkar dengan suami saya. Ustadz Bahmid mengatakan, sebagai suami istri pentingnya saling pengertian. Jangan saling mencurigai! Disitu biang dari pertengkaran. Jika diurai semuanya, cukup panjang ceritanya. Intinya, mendengar ceramah tersebut, hubungan kami pulih kembali,” ungkap Ince, Rabu (27/3/2019) di Pasar Mutiara.

Bagi Ince, hubungan rumah tangganya hingga pulih kembali, tak lepas dari peran Ustadz Bahmid. Meski diakuinya, antara dia dan suaminya sering kali bertengkar—tapi tidak separah waktu lalu. “Bayangkan, waktu itu saya hampir cerai dengan suami saya hanya gara-gara curiga yang berlebih,” ujar Ince.

Pada tahun 2014, Ustadz Bahmid didengarnya masuk sebagai calon anggota DPD-RI dari Dapil Provinsi Gorontalo. Nah, Ince sekeluarga memutuskan untuk memilih Abdurrahman Abubakar Bahmid. Ince bersama suaminya merasa berhutang moral.

“Makanya saya selalu bicara dimana-mana tentang Ustadz Bahmid. Orangnya baik. Walaupun saya dia tidak kenal, tapi saya dan keluarga semua akan tetap memilih dia. Hanya Ustadz Bahmid yang kami kenal, tidak ada yang lain. Jasa Ustadz Bahmid tidak bisa kami lupakan. Tanggal 17 April 2019, kami tetap Ustadz Bahmid,” tutupnya.* (01/02)