Beranda Gorontalo Ketua SPASI: David Hanya Tinggalkan Persoalan Pembangunan Kantor DPRD

Ketua SPASI: David Hanya Tinggalkan Persoalan Pembangunan Kantor DPRD

415

MCB.Com (Gorontalo) – David Bobihoe Akib menginginkan kepemimpinan Nelson Pomalingo sebagai Bupati Kabupaten Gorontalo harus diganti, cukup satu periode. Pasalnya, Nelson dituding lebih banyak keluar daerah ketimbang mengurus rakyatnya.

Kontan saja pernyataan mantan bupati dua periode tersebut menuai tanggapan beragam dari sejumlah masyarakat, salah satunya,  Ketua Studi dan Pancasila (SPASI) Fakultas Hukum Unisan Gorontalo, Fanly Katili.

Menurut Fanly, keinginan David untuk mengganti Nelson sebagai bupati untuk periode kali kedua, sah-sah saja. Dalam dunia politik, keinginan seperti itu wajar—tidak haram. Setanpun bisa berkeinginan yang sama, namun harus rasional.

Fanly menilai, pernyataan seorang tokoh yang sangat dihormati dan memiliki gelar adat (Ta’uwa Lo Bonelared) seperti David, seharusnya mampu mengontrol ucapannya. Tutur katanya pun santun, sehingga menggambarkan seorang tokoh yang menjadi panutan.   

“Keinginan untuk melengserkan Pak Nelson dari bupati sah-sah saja. Namun pernyataan Pak David tersebut kurang elok diucapkan oleh seorang tokoh. Sifatnya tidak mendidik. Saya tidak menyalahkan Pak David ketika ingin mengganti Pak Nelson, tapi harus rasional dong,” tutur Fanly.

Menjadi pertanyaan kemudian kata Fanly, selama David menjadi sekda dan bupati dua periode, apa yang bisa dikenang oleh rakyat Kabupaten Gorontalo?

“Pak David justru meninggalkan beberapa persoalan, salah satunya pembangunanan Kantor DPRD Kabupaten Gorontalo,” ungkap pria yang akrab disapa panglima jalanan ini kepada MCB.Com.

Harus diakui ungkap Fanly, Nelson keluar daerah bukan tanpa hasil. Buktinya, begitu banyak pembangunan dan bantuan kepada masyarakat yang terlihat. Dan rakyat merasakannya.

“Pak Nelson dan Pak David sama-sama cerdas. Hanya saja yang amat disayangkan, pernyataan Pak David tersebut tidak elok. Pak David telah mendahului ketentuan Allah. Harapannya, semua elemen harus bersatu membangun Kabupaten Gorontalo, bukan hanya mencari kelemahan,” tandasnya. (01/02)