Beranda Gorontalo Mahasiswa Tuding Penyelenggara Pemilu Lakukan Kecurangan Tersistematis

Mahasiswa Tuding Penyelenggara Pemilu Lakukan Kecurangan Tersistematis

162

MCB.Com (Gorontalo) –  Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Benteng Demokrasi Rakyat (BENDERA) menggelar demonstrasi di depan Kantor KPU Provinsi Gorontalo, Rabu (24/4/2019). Mereka menduga, penyelenggara pemiliu telah melakukan pelanggaran dan kecurangan proses pelaksanaan pemilu.

Koordinator Lapangan Aksi—Fadli Melu mengatakan, indikasi kecurangan tersistematis yang dilakukan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI smpai ke tingkat provinsi dan kabupaten/kota. Kata Fadli, hampir semua provinsi surat suara sudah tercoblos lebih dulu sebelum pemilihan.

Menurut Fadli, ada kesalahan input data pada situs KPU yang berulang-ulang, sehingga masyarakat resah akibat ulah para penyelenggara, khususnya KPU.

“Kami menuntut kepada pihak penyelenggara untuk mundur dari jabatannya. Sebab, menyalah gunakan kewenangan. Hal ini dibuktikan dengan kesalahan-kesalahan yang sudah terjadi di lapangan,” tutur Fadli.

Sementara itu, Ketua KPU Provinsi Gorontalo—Fadliyanto Koem menyatakan, soal tudingan kesalahan input data dari TPS, bukan hal yang disengaja. KPU menjalankan tugas sesuai dengan aturan dan berpedoman pada ketentuan yang berlaku.

“Saya himbau, jika ada penyelenggara pemilu tidak professional dalam menjalankan tugas, segera laporkan ke KPU Provinsi Gorontalo,” pintanya.

Dikatakan, terdapat 3.364 TPS di Provinsi Gorontalo. Adapun kesalahan input data seperti yang terjadi di Boalemo, hampir seluruh pelosok Indonesia hal seperti itu terjadi. Namun Fadliyanto membantah, kejadian tersebut bukan sesuatu yang disengaja.

“Jika terjadi berulang seperti yang dituding teman-teman mahasiswa, berarti itu disengaja. Jadi bukan kesalahan secara berulang,” tandasnya. * (01/Yusran)