Mendikbud Hapus UN, Siswa Menjadi Hak Dan Wewenang Guru

mediacerdasbangsa
By mediacerdasbangsa November 27, 2016 22:10

Mendikbud Hapus UN, Siswa Menjadi Hak Dan Wewenang Guru

MCB.COM (Jakarta) – Kemendikbud ingin mengembalikan evaluasi pembelajaran siswa menjadi hak dan wewenang guru, baik secara pribadi maupun kolektif. Kemendikbud ingin mengembalikan evaluasi pembelajaran siswa menjadi hak dan wewenang guru, baik secara pribadi maupun kolektif.

Hal ini disampaikan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud)  Muhadjir Effendy yang dikutip MCB.COM sebagaimana dilansir Liputan6.com.

Muhadjir mengatakan, alasan moratorium Ujian Nasional (UN) adalah karena pada saat ini UN berfungsi untuk pemetaan dan tidak menentukan kelulusan peserta didik. Rencana moratorium tersebut juga menyesuaikan dengan peralihan kewenangan pengelolaan sekolah menjadi milik pemerintah daerah.

“Negara cukup mengawasi dan membuat regulasi supaya standar nasional benar-benar diterapkan di masing-masing sekolah. Jadi nanti untuk evaluasi nasional itu SMA/SMK diserahkan ke provinsi masing-masing, untuk SD dan SMP diserahkan ke kabupaten atau kota,” kata Muhadjir .

Menurut Muhadjir, pemetaan berdasarkan hasil UN telah menunjukkan ada 30 persen sekolah yang sudah berada di atas standar nasional, sementara sisanya belum memenuhi standar tersebut. Kemendikbud akan membenahi sekitar 70 persen sekolah agar didongkrak melampaui standar nasional secara bertahap, dimulai dari yang paling di bawah standar.

Dikatakan, aspek-aspek yang ditingkatkan dalam pembenahan tersebut antara lain kualitas guru, proses bimbingan dan pembelajaran, revitalisasi sekolah, dan lingkungan. Muhadjir menguraikan, biaya pembenahan sekolah yang masih di bawah standar tersebut menggunakan anggaran yang seharusnya digunakan untuk pelaksanaan ujian nasional.

Sementara itu Presiden Joko Widodo seperti dilansir okezone.com mengatakan, dalam waktu dekat pihaknya akan membahas terkait rencana penghapusan UN di rapat terbatas (ratas).

“Nanti akan kita rapatkan di minggu ini di rapat terbatas. Kemudian akan diputuskan,” kata Jokowi usai acara peringatan Hari Guru Nasional di Sentul International Convention Center (SICC), Bogor, Jawa Barat, Minggu (27/11/2016).  (MCB. 01/02)

untitled-2

mediacerdasbangsa
By mediacerdasbangsa November 27, 2016 22:10
Write a comment

No Comments

No Comments Yet!

Let me tell You a sad story ! There are no comments yet, but You can be first one to comment this article.

Write a comment

Only registered users can comment.