PPP Romi : Jika Gagal di Pilgub, PPP Siap Calonkan Hana Hasanah ke DPR-RI

mediacerdasbangsa
By mediacerdasbangsa Oktober 14, 2016 23:00

PPP Romi : Jika Gagal di Pilgub, PPP Siap Calonkan Hana Hasanah ke DPR-RI

MCB.COM (Gorontalo) – Diketahui Hana Hasanah Fadel dan Tony Yunus telah resmi menjadi pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Gorontalo periode 2017-2022. Pasangan ini diusung oleh PDI Perjuangan dan PPP Romi. Sedangkan dua partai lainnya, yakni, PKB dan Gerindra hanya sebagai partai pendukung.

Keyakinan tim sukses dan pendukung Hana Hasanah-Tony Yunus (Hati) untuk memenangkan pilkada tahun 2017 mendatang, dinilai sangat besar. Alasan keyakinan itu, didasarkan pada asumsi dan perkiraan, dimana ketenaran Fadel Mohammad di Gorontalo dianggap masih berpengaruh pada kemenangan pasangan “Hati”.

Pertemuan demi pertemuan dengan masyarakat cukup intens dilakukan pasangan calon ini. Pantauan MCB.COM, kedatangan Hana Hasanah disetiap pertemuan beroleh sambutan yang cukup meriah dari masyarakat, terutama ibu-ibu. Bahkan banyak yang mengajak selfie dengan istri mantan gubernur Fadel Mohammad ini. Mereka sangat senang.

Baca juga : Andai Pemimpin Gorontalo Ikuti Kesederhanaan Mantan Presiden Dunia?

Namun ada kabar yang cukup mengagetkan, dimana sejumlah Pengurus DPW PPP Provinsi Gorontalo kubu Romahurmuzy bertemu dengan Hana Hasanah di kediaman Fadel Mohammad di Jakarta. Pertemuan itu berlangsung cukup akrab dan penuh kekeluargaan. Banyak hal yang dibicarakan mengenai strategi kemenangan pasangan “Hati”.

Menurut sumber yang patut dipercaya, pertemuan tersebut berlangsung pada hari Sabtu (8/10). Selain membicarakan strategi memenangkan Hana-Tony, salah satu poin yang dibicarakan lagi  adalah, jika Hana Hasanah kalah pada pilgub mendatang, PPP akan siap mencalonkan Hana Hasanah sebagai calon anggota DPR-RI dari dapil Gorontalo. Bahkan kata sumber yang juga salah satu pengurus PPP versi Romi ini mengaku bahwa kesepakatan itu sudah deal.

fb_img_1476373545337

Lain halnya dengan Arjun Mogulaingo, Ketua DPW PPP Provinsi Gorontalo versi Djan Faridz. Ia mengatakan, pasangan Hana Hasanah dan Tony Yunus yang diusung oleh PPP Romi, akan dianulir.  Namun ia masih menunggu putusan Mahkamah Konstitusi yang rencananya akan diputuskan pada tanggal 18 Oktober mendatang.

“Kita tunggu saja keputusan MK nanti. PPP Djan Faridz tidak mencalonkan Ibu Hana dan Pak Tony,” ungkap Arjun yang disiarkan langsung Kharisma Radio 90 fm (12/10).

Disisi lain, sperti diberitakan VIVA.co.id (13/10), Menteri Hukum dan Ham, Yasonna Laoly, akan melakukan peninjauan kembali SK PPP Romi. Hal ini terkait surat dari PPP kubu Djan Faridz  yang disampaikan kepada Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia agar meninjau ulang Surat Keputusan (SK) PPP yang dipimpin M. Romahurmuziy.

Namun Yasonna menuturkan, institusinya juga akan segera melakukan pengkajian ikhwal surat yang dilayangkan PPP Djan terkait penangguhan dan pembatalan SK kepengurusan PPP kubu Romi.

Dari data-data terbaru yang diserahkan PPP Djan Faridz, menurut Menteri asal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan itu, bisa dijadikan alasan pembatalan SK PPP kubu Romi. Meskipun demikian, ia belum bisa memutuskan dalam waktu singkat karena harus dilakukan pengujian.

Baca juga : Liga Nusantara Pohuwato Terjadi Insiden, Asprov PSSI Tambah 100 Personil Polisi

Masih berita VIVA.co.id  (13/10) yang dikutip MCB.Com, soal permintaan menganulir kepengurusan Romahurmuziy yang diajukan dengan alasan, putusan kasasi Mahkamah Agung (MA) mengesahkan kepengurusan PPP kepemimpinan Djan Faridz hasil Muktamar VIII di Jakarta. Terkait dengan hal itu, Romi, panggilan M. Romahurmuziy, menanggapinya dengan santai.

Menurut Romi, apa yang dilakukan Menkumham sudah sesuai tupoksinya. Setiap surat masuk, baik permohon maupun informasi, memang harus dikaji oleh Kemenkum Ham.

 “Jadi, ibarat kata, bila ada parpol yang membuat munasnya tanggal 24 September 2016 dan berganti kepengurusan, maka tidak membatalkan pendaftaran tanggal 23 September 2016. Jadi, perubahan setelah pendaftaran tak ada pengaruhnya. Karena itulah yang diatur dalam PKPU Nomor 9 tahun 2016,” ujar dia kepada VIVA.co.id *** (MCB.02)

mediacerdasbangsa
By mediacerdasbangsa Oktober 14, 2016 23:00
Write a comment

No Comments

No Comments Yet!

Let me tell You a sad story ! There are no comments yet, but You can be first one to comment this article.

Write a comment

Only registered users can comment.