Sang Deklarator (Prof. Nelson) Disetir Wabup?

mediacerdasbangsa
By mediacerdasbangsa Juni 25, 2016 17:06

Sang Deklarator (Prof. Nelson) Disetir Wabup?

MediaCerdasBangsa.Com (Gorontalo) – Rakyat menggantungkan harapan terlalu tinggi terhadap kepemimpinan Prof. Nelson Pomalingo di Kabupaten Gorontalo. Terpilihnya Sang Deklarator Provinsi Gorontalo ini diyakini mampu membawa perubahan yang sangat besar. Namun harapan itu mungkin hanya berakhir pada sebuah hayalan dan mimpi seiring berkembangnya isu bahwa Prof. Nelson dibuat tak berdaya dan diduga kuat hanya disetir oleh Wakil Bupati.

Hal tersebut diungkapkan Sekretaris LP-KPK (Lembaga Pengawasan Kebijakan Pemerintah dan Keadilan) Provinsi Gorontalo, Hans Pieter Mahieu. Ia menyesalkan, boleh dibilang, baru memulai tugas dan amanah yang diberikan rakyat kepada Prof. Nelson, malah dirundung isu yang tidak sedap.

Buktinya, santer heboh di media sosial facebook, soal Tanki Air yang mensuplai air ke salah satu hotel di Kota Gorontalo, soal ASN yang dimutasi gara-gara tidak meloloskan proyek pesanan, dan soal pengadaan benih jagung hibrida Rp 18 Milyar yang tidak ditender.

207930_196074457101638_6435146_n

Sekretaris LP-KPK (Lembaga Pengawasan Kebijakan Pemerintah dan Keadilan) Provinsi Gorontalo, Hans Pieter Mahieu

Menurut Hans, miris memang jika mendengar dan membaca berita miring tentang kepemimpinan Nelson. Anehnya, yang sibuk mengklarifikasi hanya para pendukung yang belum tentu mengerti betul duduk persolan sebenarnya. Bahkan malah dialihkan pada persoalan politik—dikaitkan pemilihan Gubernur. “Saya lihat para loyalis Nelson-Fadli meninggalkan substansi persoalan sebenarnya dan mengalihkan pada hal-hal yang lain,” papar Hans.

Parahnya lagi kata Hans, yang disalahkan adalah Media Pers yang memuat berita tersebut. Mereka dengan menggunakan alasan pembenaran untuk membela Nelson-Fadli. Padahal mereka belum tentu paham tentang Undang-undang Pers dan Etika Jurnalistik. “Sok tau..,” timpanya.

Hans berharap,Bupati Nelson segera melakukan langkah-langkah perbaikan dan sistim pemerintahan yang baik.Kritikan dari para facebooker dan Media Pers kata Hans,sebaiknya disambut secara bijak sebagai alat kontrol untuk segera disahuti.Jangan alergi dengan kritikan,agar mendapatkan pemerintahan yang bersih dan berwibawa.

“Sebelumnya bayangan saya, bahwa kepemimpinan Sang Deklarator ini bakal memiliki warna tersendiri dalam pemerintahan di Kabupaten Gorontalo. Sebab saya yakin benar, Pak Prof. Nelson pasti masih memiliki nilai idealis yang tinggi, akademisi yang cerdas, punya komitmen yang kuat untuk membangun daerah. Tapi…, setelah membaca berita di media sosial, saya jadi ragu,” ungkap Hans kecewa. (MCB/02)

mediacerdasbangsa
By mediacerdasbangsa Juni 25, 2016 17:06
Write a comment

2 Comments

  1. hans botak Juni 26, 01:26

    berita adu domba. berita bodoh

  2. abi Juni 26, 00:03

    Sepertinya keliru menggunakan kata disetir. Beliau kan bukan mobil… Hehehehe

Only registered users can comment.