Beranda Gorontalo Sekda Berharap FPK Wadah Komunikasi Pemerintah Daerah dan Masyarakat

Sekda Berharap FPK Wadah Komunikasi Pemerintah Daerah dan Masyarakat

16

MCB.COM (Kabupaten Gorontalo) – Rapat Koordinasi (Rakor) Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) yang dilaksanakan Badan Kesatuan Bangsa Dan Politik Kabupaten Gorontalo Tahun 2019.

Tujuan dilaksanakan rakor FPK, untuk memberikan kesempatan bagi suku etnis dan masyarakat serta pemerintah berdialog sekaligus media komunikasi, konsultasi, dalam menjaring aspirasi dan penguatan kelembagaan FPK itu sendiri.

Adapun peserta terdiri dari pengurus FPK Kabupaten Gorontalo, Pengurus FPK Kecamatan se Kabupaten Gorontalo dan camat SE Kabupaten Gorontalo.

Diketahui pemateri dari rakor tersebut yaitu, Sekretaris Daerah Hadijah Tayeb, Ketua TP.PKK Kabupaten Gorontalo Dr. Fory. Naway, Kaban Kesbangpol Drs. Darwin Romy Sjahrain, Ketua Dewan Adat Karim. Pateda.

Kegiatan yang berlangsung di Aula Badan Kesbangpol dibuka Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Gorontalo Ir. Hadijah U. Tayeb. MM sekaligus memberikan materi tentang “Strategi Pemerintah Daerah menciptakan Sinergitas Suku Ras dan Etnis Dalam Upaya Memperai Persatuan dan Kesatuan Bangsa” Kamis, (14/11).

Dalam sambutannya Sekda Hadijah mengatakan Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) sebagai jembatan komunikasi menjaga stabilitas daerah terjaga dengan baik karna forum ini terdiri dari macam – maca suku agama dan ras

“Sehingga sangat diharapkan FKP sebagai wadah komunikasi Pemerintah Daerah dan masyarakat,” ujar Hadijah.

Pemerintah daerah melalui kebijakan Bupati Gorontalo sedang mengusahakan stabilitas keamanan terjaga dengan baik.

Sehingga bupati Gorontalo melakukan beberapa hal yaitu mengintruksikan Kepada Satpol PP bekerjasama dengan TNI/Polri melakukan suiping pada pusat keramaian yang ada

Dan juga tempat – tempat terindikasi ada hal – hal yang tidak di inginkan.
Bahkan saat ini sedang melakukan penataan taman budaya sehingga boleh menjadi tempat masyarakat melepaskan kelegaan atau menikmati keindahan taman budaya agar dapat menghibur masyarakat dal melakukan aktivitas.

Oleh karna itu agar masyarakat tidak mudah terprovokasi dengan isu – isi yang negatif yang menimbukan keresahan khususnya masyarkat Kabupaten Gorontalo”, pungkas panglima ASN. (Olu/Humas)