Walau Aktifitas Gunung Agung Berstatus Awas, Bali Masih Aman Dikunjungi Wisatawan

mediacerdasbangsa
By mediacerdasbangsa September 26, 2017 02:41

Walau Aktifitas Gunung Agung Berstatus Awas, Bali Masih Aman Dikunjungi Wisatawan

MCB.Com (Bali) – Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kabupaten Karangasem meminta agar media tidak terlalu berlebihan memberitakan mengenai aktifitas Gunung Agung. Situasi di Karangasem masih aman untuk dikunjungi oleh wisatawan.

Pemberitaan mengenai aktifitas Gunung Agung di Karangasem yang beredar, baik di media sosial maupun elektronik, dikhawatirkan dapat mempengaruhi tingkat kunjungan wisatawan di Bali.  Hingga kini sudah banyak agen perjalanan wisata yang menanyakan situasi dan kondisi Bali saat ini.

Ketua PHRI Karangasem, I Wayan Tama.

Ketua PHRI Karangasem, I Wayan Tama mengharapkan, pemerintah mampu memberikan informasi yang akurat kepada pelaku pariwisata, baik wisatawan dalam negeri  maupun luar negeri. Bali masih tetap aman untuk dikunjungi.

Salah seorang wisatawan asal Australia, Adriana menilai bahwa Bali masih aman untuk dikunjungi, meski adanya peningkatan aktifitas Gunung Agung.

Wisatawan asal Australia, Adriana.

I Wayan Tama berharap agar masyarakat tidak panik dan memeriksa kembali informasi yang diperoleh. Pastikan kebenarannya, serta selalu mengikuti arahan pemerintah.

Sementara Menteri ESDM, Ignasius Jonan secara mendadak mendatangi pos pantau Gunung Agung yang terletak di Kecamatan Rendang, Karangasem, Bali. Kunjungan mantan mentri perhubungan ini luar dari bisanya. Iadatang pada malam hari.

Kedatangan Jonan setelah Balai Pemantau Gunung Agung menaikkan status siaga menjadi awas. Jonan datang dengan tergesa hingga langsung masuk ke ruangan pemantauan.

Menteri ESDM, Ignasius Jonan.

Jonan mendapat penjelasan serta mencermati aktivitas Gunung Agung melalui sejumlah alat pemantau yang dipasang. Ke sejumlah wartawan, jonan mengintruksikan agar segera mengumumkan zona merah sejauh 9 km agar disterilkan.

Sejak muncul tanda-tanda alarm erupsi Gunung Agung Bali, Menteri Pariwisata, Arief Yahya ikut bersuara. Dia memerintahkan Ketua Tim Crisis Center Kementerian Pariwisata (Kempar) agar memantau menit per menit perkembangan situasi di Bali, terutama menyangkut kepariwisataan, di Pulau Dewata.

Arief masih belum angkat bicara soal peristiwa alam itu. Dia berpesan agar warga Bali, yang mengalami dampak langsung fenomena vulkanik, tetap bersabar, dan sama-sama berdoa kepada Tuhan YME agar senantiasa diberi keselamatan.

“Kepada wisatawan, harap waspada, ikuti saran dan anjuran pemerintah, agar menghindari daerah-daerah yang berpotensi terkena dampak seandainya terjadi erupsi,” katanya

Sementara itu, Ketua Tim Crisis Center Kempar, Ngurah Putra melaporkan, bahwa Gunung Agung sekarang sudah pada posisi level 4, yaitu posisi awas. Radius jarak pantau dari 9 km diperluas menjadi menjadi 12 km.

Menurutnya, Pemerintah Provinsi Bali bersama BPBD telah mengantisipasi dengan mengungsikan kurang lebih 15.000 penduduk yang berada dekat Gunung Agung ke tenda dan tempat pengungsian lainnya yang berada di jarak aman.

Gubernur Bali, Made Mangku Pastika, menginstruksikan kepada semua instansi dinas Provinsi Bali untuk memberikan bantuan pada pos-pos yang telah ditentukan. Yang pasti, kata Ngurah Putra, Bandara Ngurah Rai, tetap aman, berjalan normal, tanpa ada pembatalan penerbangan. “semoga tetap lancar dan aman,” kata Ngurah Putra.

Tim Crisis Center juga mencatat, belum ada wisman yang membatalkan kunjungan ke Bali. Juga belum ada laporan wisman yang mempercepat kepulangan, karena erupsi Gunung Agung itu. “Mohon doa semua pihak, agar situasi Gunung Agung segera normal, kembali seperti biasa,” tandas Ngurah Putra.* (01/02-Ramia/Leo)

mediacerdasbangsa
By mediacerdasbangsa September 26, 2017 02:41
Write a comment

No Comments

No Comments Yet!

Let me tell You a sad story ! There are no comments yet, but You can be first one to comment this article.

Write a comment

Only registered users can comment.