AKBP Yan Budi Jaya: Masyarakat Jangan Mudah Terpancing Isu Tidak Jelas

mediacerdasbangsa
By mediacerdasbangsa Februari 6, 2018 01:45

AKBP Yan Budi Jaya: Masyarakat Jangan Mudah Terpancing Isu Tidak Jelas

MCB.Com (Kota Gorontalo) – Seperti halnya dengan kabupaten lainnya di Provinsi Gorontalo, wilayah hukum Kota Gorontalo sejauh ini masih sangat kondusif.

Kapolres Gorontalo Kota AKBP Yan Budi Jaya mengatakan, suasana kondusif ini harus dijaga semua masyarakat, apalagi menjelang penetapan pasangan calon yang akan bertarung pada pilwako 2018 oleh Komisi Pemilihan Umum Kota Gorontalo.

Menurt Yan Budi Jaya, Polres Gorontalo Kota akan siap mengamankan tahapan penetapan pasangan calon dengan mempertimbangkan potensi kerawanan.

“Sampai dengan saat ini situasi di Kota Gorontalo sangat kondusif, baik mulai dari pendaftaran pasangan calon sampai dengan hari ini. Terus kemudian terkait dengan pengamanan kita akan lihat jumlah personil yang akan kita gunakan untuk pengamanan. Kita lihat kerawanan per tahapan. Perkiraan kita pada tanggal 12 Februari ini itu cukup rawan penetapan. Jadi kita akan menggunakan personil itu secara maksimal,” ujar  Yan Budi Jaya.

Penetapan resmi pasangan calon pilwako 2018 oleh Komisi Pemilihan Umum Kota Gorontalo, berdasarkan tahapan yakni pada tanggal 12 Februari 2018.

Ia menghimbaua agar masyarakat jangan mudah terpancing dengan isu yang tidak jelas jelang penetapan pasangan calon kepala daerah di Kota Gorontalo.

Menurutnya , sikap yang mudah mempercayai isu yang tidak jelas bisa memunculkan konflik, sehingga jika masyarakat ingin informasi yang akurat, sebaiknya bertanya langsung ke polisi jika itu terkait dengan pengamanan. Sementara jterkait tahapan pilkada bisa ke Komisi Pemilihan Umum.

“Secara umum kami berharap seluruh masyarakat kota khusunya, situasi yang kondusif ini dapat dijaga terus menerus. Jangan mudah terpancing dengan isu–isu yang tidak jelas informasi yang tidak bisa dipertanggung jawabkan. Jika ada ketidak puasan, silahkan datang bertanya kepada kami terkait masalah pengamanan, dan terkait penyelanggaran pilkada bisa datang ke KPU atau kepada bawaslu apabila ada pelanggaran,” jelas Yan Budi jaya.

Sebelumnya Yan Budi Jaya mengungkapkan, dalam pengamanan pilkada Kota Gorontalo 2018, pihaknya menerjunkan 250 personil. Polres Gorontalo Kota juga akan meminta bantuan Personil Polres terdekat, Polda Gorontalo, satuan Brimob, dan TNI jika sewaktu–waktu diperlukan.* (01/03)

mediacerdasbangsa
By mediacerdasbangsa Februari 6, 2018 01:45
Write a comment

No Comments

No Comments Yet!

Let me tell You a sad story ! There are no comments yet, but You can be first one to comment this article.

Write a comment

Only registered users can comment.