Beranda Regional Ancam ‘Door’ Wartawan, Kapolres Akan Tarik Anggotanya Dari Ajudan Bupati

Ancam ‘Door’ Wartawan, Kapolres Akan Tarik Anggotanya Dari Ajudan Bupati

47

MediaCerdasBangsa.Com (Sulteng – Sigi) Kapolres Sigi AKBP Agung Kurniawan S.Ik menyatakan secara tegas akan menindak anggotanya Junaedi yang saat ini sebagai ajudan Bupati Sigi dengan memberhentikannya sebagai ajudan, dan akan melakukan penyidikan terhadap dugaan pengancaman kepada Fadli wartawan Pos Palu ( Radar Group) yang melakukan peliputan di Kabupaten Sigi.

“Kami untuk sementara akan menarik anggota tersebut dan melakukan penyidikan terkait dugaan pengancaman kepada wartawan yang sejatinya sebagai ajudan bupati mempunyai disiplin yang baik dan  etika berkomunikasi yang baik pula,” tegas Kapolres di hadapan para wartawan di ruang rapat Mapolres Sigi.

Ditambahkannya, dalam kerja kepolisian pihaknya juga akan membuat TR juklak yang akan diteruskan ke seluruh Polsek yang ada di Kabupaten Sigi, untuk selalu menjaga etika dan bersikap santun terhadap siapa saja apalagi terhadap rekan-rekan wartawan, sebagai pengayom masyarakat tentunya aparat kepolisian memberikan contoh yang baik dan bukan menjadi musuh.

Sementara Wakapolres Sigi Kompol Putu Surya yang mendampingi Kapolres menambahkan, secara SOP dilingkup kepolisian bila ada hal yang menyangkut dengan institusi maka harus ditindak lanjuti. Olehnya Polres langsung membuat surat perintah untuk melakukan penyidikan terhadap dugaan anggota Polri yang melakukan pelanggaran disiplin maupun pidana.

Wakil Bupati Sigi Paulina terkait persoalan tersebut menyatakan bahwa, ini merupakan pelajaran tidak hanya bagi aparat (ajudan) saja akan tetapi bagi semua pejabat yang berhadapan langsung dengan masyarakat, sebagai pelayan dan pengayom masyarakat sejatinya etika serta tatakrama juga menjadi hal penting dalam berkomunikasi maupun bersosialisasi dengan masyarakat.

“Saya juga kaget mendengar ini dan waktu kejadian di acara itu saya memang tidak ada dan hanya Bupati Sigi, sehingga saya tidak memahami betul persoalannya namun ini juga menjadi pelajaran pada semua untuk selalu menjaga tatakrama dan etika, dan saya juga sudah sampaikan pada ajudan saya untuk hati-hati berbicara walaupun itu hanya bermain atau bercanda, jadi sekali lagi ini menjadi pelajaran bagi kita semua,”kata Paulina Singkat.

Seperti diberitakan sebelumnya, Fadli, wartawan media cetak, Pos Palu (Radar Group) Biro Sigi saat melakukan tugas jurnalisnya mendapat ancaman dan perkataan yang tidak menyenangkan “Dor” dari Ajudan Bupati Sigi. Kejadian ini terjadi disaat momentum evaluasi program 100 hari kerja Bupati dan wakil Bupati Sigi Mohamad Irwan-Paulina di kantor Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Sigi. (Jhon/Ardi.)