Banjir Deras Menutup Badan Jalan Trans Sulawesi, Ratusan Motor Terpaksa dipikul Warga

mediacerdasbangsa
By mediacerdasbangsa April 24, 2016 17:15

Banjir Deras Menutup Badan Jalan Trans Sulawesi, Ratusan Motor Terpaksa dipikul Warga

MediaCerdasBangsa.Com (SULBAR—Pasangkayu) BANJIR luapan sungai lariang Sabtu 23/4/2016/ kian meluas hingga menutup jalan trans sulawesi sepanjang 300 meter tepatnya di Dusun Bukit Harapan Desa Lariang Kabupaten Mamuju Utara (matra) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) membuat ratusan kendaran roda dua terpaksa dipukul warga agar bisa menyeberang.

Banjir yang terjadi sejak satu pekan di desa lariang kian meluas, akibatnya jalan trans sulawesi yang menghubungkan provinsi sulawesi tengah dan sulawesi barat terendam banjir sepanjang kurang lebih 3oo meter dengan ketinggian air mencapai 1 meter membuat puluhan motor yang melintasi jalan trans terpaksa dipikul warga.

Sementara ratusan kendaraan roda empat dan truk yang antri dilokasi banjir harus lewat satu persatu secara bergantian agar kemacetan bisa terurai, namun tidak sedikit kendaraan yang menerobos banjir mogok di tengah derasnya arus air luapan lungai lariang. Tak hanya itu pemilik motor juga harus rela merogo kocek sebesar dua puluh ribu rupiah untuk satu kali menyeberang, sementara warga sekitar yang rumahnya terendam banjir sejak sepekan memilih jadi buruh pikul kendaraan dengan bayaran dua puluh ribu dari pemilik motor untuk satu kali menyeberang.

Eta salah seorang pemilik motor mengaku, agar motor bisa menyeberang terpaksa harus di pikul warga pak, tapi dengan membayar dua puluh ribuh rupiah untuk satu kali menyeberang. Sementara Agustinus warga desa lariang mengatakan, karena rumah “saya terendam banjir terpaksa harus menjadi buruh pikul dengan upah dua puluh ribu, karena rumah dan kebun saat ini terendam banjir jadi tidak beraktifitas. (joni)

mediacerdasbangsa
By mediacerdasbangsa April 24, 2016 17:15
Write a comment

No Comments

No Comments Yet!

Let me tell You a sad story ! There are no comments yet, but You can be first one to comment this article.

Write a comment

Only registered users can comment.