Beranda Gorontalo Calon Bupati Dari Nasdem Menunggu ‘Ijtima’ Rachmad Gobel, David: Nelson Harus Diganti

Calon Bupati Dari Nasdem Menunggu ‘Ijtima’ Rachmad Gobel, David: Nelson Harus Diganti

1166

MCB.Com (Gorontalo) – Pelaksanaan pemilihan kepala daerah di tiga kabupaten, yakni: Kabupaten Gorontalo, Kabupaten Bone Bolango dan Kabupaten Pohuwato akan digelar secara serentak tahun 2020 mendatang.

Sejumlah nama calon kepala daerah dan wakil kepala daerah mulai bergulir. Sepertinya Partai Nasdem menjadi perhatian publik , siapa bakal calon yang akan diusung oleh partai dinakhodai Surya Paloh tersebut.  

David Bobihoe Akib ketika berbincang-bincang dengan MCB.Com di kediamannya mengungkapkan, hingga kini partai yang memiliki platfrom “Gerakan Perubahan” ini masih menunggu keputusan Rachmad Gobel. David menyebut, menunggu ‘Ijtima’ Rachmad Gobel.

“Kalau calon presiden dan wakil presiden hasil putusan ‘ijtima’ ulama, kalau untuk calon kepala daerah di Gorontalo menunggu ‘ijtima’ Rachmad Gobel,” ungkap David, Kamis, (6/6/2019).

Bagi David, pilkada tahun 2020 di tiga kabupaten ini menunggu putusan Rachmad Gobel, termasuk untuk Calon Gubernur dan Calon Wakil Gubernur Gorontalo mendatang.

Hanya saja, Bupati dua periode tersebut fokus pada pilkada di Kabupaten Gorontalo. David memiliki target agar Nelson Pomalingo harus diganti. “Nelson harus diganti. Itu target kita,” tegas David.

Suami dari Rahmiyati Jahya ini mengungkapkan, Nelson tak pantas lagi memimpin Kabupaten Gorontalo untuk kali kedua. Kabupaten Gorontalo tak ada perkembangan. “Nelson lebih banyak keluar daerah dari pada mengurus daerah,” ujarnya serius.

Lantas, siapa pengganti Nelson? David menyebut, pengganti Nelson berasal dari partai Nasdem, orang Limboto. Namun David tidak bersedia mengungkap nama yang dimaksud. Intinya, kepemimpinan Nelson ditargetkan hanya satu periode.

Ditanya, apakah Rahmiyati Jahya akan maju juga di Kabupaten Gorontalo? “Ibu Rahmi tidak akan maju. Lebih baik Ibu Rahmi fokus di DPD,” terang David.

Sebelumnya, Rahmiyati Jahya juga mengungkapkan, akan tetap fokus di DPD-RI. “Saya akan menyelesaikan tugas saya di DPD. Namun kita tunggu saja keputusan Allah seperti apa. Wait and see,” tandas Rahmi.(01/02)