Beranda Advetorial Kabupaten Gorontalo Berhasil Tangani Stunting, Kabupaten Bolmong Utara Melakukan Studi Tiru

Kabupaten Gorontalo Berhasil Tangani Stunting, Kabupaten Bolmong Utara Melakukan Studi Tiru

39

MCB.Com (Gorontalo) – Selain Provinsi Bali, Kabupaten Gorontalo salah satu daerah yang ditunjuk sebagai pilot project dalam penanganan stunting. Tak heran daerah tetangga—Kabupaten Bolaang  Mongondou (Bolmong) Utara melakukan studi tiru di Kabupaten Gorontalo.

Studi tiru dari Pemerintah Kabupaten Bolmong Utara tersebut dipimpin langsung Wakil Bupati, Amin Lasena. Tampak sejumlah pimpinan OPD dan jajaran Dinas Kesehatan serta para Sangadi (Kepala Desa-red) ikut mendampingi Wakil Bupati Amin Lasena.

Rombongan dari Kabupaten Bolmong Utara diterima langsung Bupati Kabupaten Gorontalo, Nelson Pomalingo di Gedung Kasmat Lahai, Kamis (28/2/2019).

Kadis Kesehatan Kabupaten Gorontalo, Roni Sampir dalam sambutannya mengatakan, Pemkab Gorontalo dinilai  berhasil menurunkan presentase penderita stunting (kekerdilan) akibat gizi buruk kronis. Hal ini diakui oleh Menteri Kesehatan RI, Nila F. Moeloek.

Roni Sampir memaparkan, untuk mengatasi stunting, masyarakat dan pemerintah Kabupaten Gorontalo melakukan program pendampingan 1.000 hari pertama kelahiran yang dilaksanakan oleh Gugus Tugas dan Pos Gizi Desa.

Yang membanggakan lagi kata Roni, geliat intervensi penurunan stunting di Kabupaten Gorontalo, membuat Bupati Nelson Pomalingo mendapat kehormatan beberpa kali   sebagai narasumber di tingkat nasional.  Setiap paparan strategis penurunan stunting yang disampaikan Bupati Nelson, turut dihadiri Lembaga, Kementerian dan perwakilan daerah se-Indonesia.

 

Bahkan Menteri Kesehatan, Nila F. Moeloek dalam kunjungan kerjanya, 17 Juli 2018, menyempatkan diri mendatangi ke Pos Gizi di Desa Huya-Huya, Limboto Barat yang didampingi oleh awak media nasional. .

“Trend peningkatan kematian ibu melahirkan menurun untuk tahun 2018. Dan yang lebih membanggakan, trend itu melampaui target nasional. Pendampingan ibu hamil dilakukan oleh Kepala Desa, Koramil dan Kapoksek di setiap kecamatan,” terang Roni.

Selain itu, Roni menguraikan, Kabupaten Gorontalo memiliki wilayah terbesar dengan penduduk terbesar di Provinsi Gorontalo. Saat ini salah satu Puskesmas di Kabupaten Gorontalo telah terakreditas Puskesmas Paripurna, 10 Puskesmas Madya dan 2 Puskesmas Dasar.

Namun Roni optimis, tahun 2019 ini Puskesmas di Kabupaten Gorontalo akan terakreditas A. “Kami optimis jika di tahun 2019 ini, 100 persen terakreditasi A Puskesmas se-Kabupaten Gorontalo,” tandasnya.* (01/Olu/Humas)