Melawan…! IMO-Gorontalo Tetap Akui Kepengurusan Yakub Ismail Dan M. Nasir Umar

mediacerdasbangsa
By mediacerdasbangsa Agustus 10, 2018 16:36

Melawan…! IMO-Gorontalo Tetap Akui Kepengurusan Yakub Ismail Dan M. Nasir Umar

MCB.Com (Gorontalo) – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Ikatan Media Online (IMO) Gorontalo  melakukan perlawanan atas himbauan yang disampaikan Rudi S. Meliala yang mengaku sebagai Ketua Dewan Pendiri IMO-Indonesia.

Surat Nomor: 008/IMOI/VIII/2018 tertanggal 6 Agustus 2018, dinilai ilegal dan tidak mendasar. DPW IMO-Gorontalo menyatakan tetap mengakui Yakub F. Ismail dan M. Nasir Bin Umar sebagai Ketua Umum dan Sekretaris Jendral DPP IMO-Indonesia yang sah.

“Setahu kami, Ketua Dewan Pendiri tidak disebutkan dalam akta notaris. Ketua Dewan Pendiri baru muncul setelah ada skenario pengambil alihan kepemimpinan. Makanya kami nyatakan himbauan itu ilegal dan tidak mendasar,” tegas Husain Tontowa—Sekretaris DPW IMO-Gorontalo ketika berkunjung di Kantor Redaksi MCB.Com.

Ketua DPW IMO-Gorontalo, Meidy Runtunuwu (kiri) bersama Sekretaris Jendral DPP IMO-Indonesia, M. Nasir Bin Umar (kanan).   

Pernyataan Husai Tontowa diamini Ketua DPW IMO-Gorontalo, Meidy Runtunuwu yang juga disaksikan Dewan Penasehat, Adhar Helingo. Himbauan tersebut dinilai Meidy sangat provokatif dan hanya ingin menghancurkan organisasi yang baru seumur jagung terbentuk.

Disinyalir terlalu banyak kepentingan personal dengan menapikan masa depan organisasi. “Apalagi jika sampai masuk ranah politik praktis, pasti akan hancur. Makanya saya minta IMO-Indonesia tetap berpikir obyektif demi mempertahankan keutuhan organisasi. Kita sendiri belum diakui Dewan Pers, eh.., malah berhantam,” ujar Meidy prihatin.

Meidy juga meminta DPW IMO se-Indonesia yang sudah terdaftar di Kesbangpol masing-masing provinsi untuk tidak menanggapi himbauan  Rudi S Meliala yang mengatasnamakan Dewan Pendiri IMO-Indonesia. “Kami sendiri tidak mau menggubrisnya, sebab kami tau surat himbauan itu ilegal,” ungkap Meidy.

Surat Ketua Dewan Pendiri IMO-Indonesia kepada DPW IMO-Gorontalo.

Menurut Meidy, berdasarkan Akta Notaris Nomor: 49 tanggal 16 November 2017, terdapat 8 nama sebagai Dewan Pendiri, masing-masing;  Jeffry Karangan, Vidi SM Simanjuntak, Dedy Rochendi, M. Nasir Bin Umar, Taufik Rachman, Yakub F. Ismail, M. Brando Nainggolan dan Rudi S. Meliala.

Meskipun Rudi S. Meliala merupakan salah satu Dewan Pendiri IMO-Indonesia, bukan berarti ia seenaknya membuat keputusan. Kata Meidy, setiap pengambilan keputusan melalui forum resmi dan keputusannya harus kolektif kolegial, bukan hasil kongkow-kongkow.

“Himbauan yang bernada ancaman tersebut tidak membuat kami bergeming sedikitpun. Sekali lagi kami nyatakan dan kami tegaskan, kepengurusan IMO-Indonesia yang kami akui tetap dibawah kepemimpinan  Yakub F. Ismail dan M. Nasir Bin Umar. Selain itu kami tolak dan kami nyatakan ilegal. Terkecuali didasarkan pada ketentuan AD/ART organisasi,” tandasnya.* (01/02)

mediacerdasbangsa
By mediacerdasbangsa Agustus 10, 2018 16:36
Write a comment

No Comments

No Comments Yet!

Let me tell You a sad story ! There are no comments yet, but You can be first one to comment this article.

Write a comment

Only registered users can comment.