Beranda Advetorial Plt. Gubernur Tegaskan, ASN Tidak Netral Akan Dicopot

Plt. Gubernur Tegaskan, ASN Tidak Netral Akan Dicopot

16

MCB.COM (Gorontalo) – Saat ini tampak ada Aparatur Sipil Negara (ASN) yang bersikap tidak netral dalam menghadapi pemilihan gubernur dan wakil gubernur Gorontalo. Hal ini terlihat pada postingan di media sosial, seperti facebook yang secara terang-terangan mendukung salah satu pasangan calon. Misalnya, postingan, “Bravo NKRI”.

Namun ada sebagian ASN berpendapat bahwa yang netral itu hanya TNI dan Polri, sebab institusi tersebut tidak memberikan hak suaranya. Sementara ASN berhak memilih, atau tidak dicabut hak politiknya. “Berarti boleh dong jika kita berpendapat atau memberikan pencerahan kepada masyarakat tentang calon yang terbaik untuk daerah ini,” ujar salah satu ASN di salah satu warung kopi di Gorontalo.

Baca juga : Zudan Arif Fakrulloh Dilantik Sebagai Plt Gubernur Gorontalo

Plt Gubernur Zudan Arif Fakrulloh berharap agar ASN dari tingkat provinsi hingga desa dan kelurahan bersikap netral dan profesional dalam menjalankan tugas. Netrailatas harus dijaga agar tercapai pilkada yang damai, sejuk, dan menggembirakan bagi semua masyarakat. Dengan demikian, netralitas itu akan ditunjukkan oleh indikator partisipasi pemilih yang tinggi.

Zudan Arif menegaskan, ASN yang tidak netral akan dicopot, di-non job, atau dimutasi atas ijin menteri dalam negeri sebagaimana ketentuan peraturan dan perundang-undangan yang berlaku. ASN adalah pilar penyelenggara pemerintahan dan harus fokus pada pekerjaan.

Baca juga : Prediksi dan Asumsi Potensi Kemenangan Tiga Paslon

“ASN tidak bisa berpolitik. Politiknya hanya untuk memberikan pelayanan terbaik agar masyarakat bahagia. ASN tidak bisa keluar dari khittah, keluar dari peran, tugas dan fungsinya,” tandasnya. ** (MCB.01/02)