Beranda Gorontalo Satgas TMMD 102 Sulap “Tanjakan Penyesalan” Menjadi “Bukit Impian”

Satgas TMMD 102 Sulap “Tanjakan Penyesalan” Menjadi “Bukit Impian”

11

MCB.Com (Gorontalo) – Tanjakan penyesalan yang menghubungkan dari Desa Pangea ke Desa Sari Tani, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Boalemo tampak mulai baik. Jalan terjal, menikung dan rusak parah tersebut akan segera rampung beberapa hari lagi. Ketinggiannya turun sekitar 3 meter dan tidak bebahaya bagi pengendara.

Melalui kerja keras Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) 102, “tanjakan penyesalan” yang tadinya sangat berbahaya bagi para pengendara, diubah menjadi aman dan tidak berbahaya. Makanya, “tanjakan penyesalan” itu berubah nama “bukit impian”.

Dandim 1304/Gorontalo, Letkol Inf. Allan Surya Lesmana melalui Komandan SSK Satgas TMMD 102, Kapten Rusdianto Pombaile mengatakan, “tanjakan penyesalan” disulap menjadi “bukit impian”. “Insya Allah tidak berbahaya lagi bagi masyarakat pengendara. Yang melewati jalan tersebut memiliki impian besar ketika melewati bukit impian.

“Bayangkan saja, jalan yang terjal sepanjang 5 kilo meter menjadi penghambat pertumbuhan perekonomian masyarakat. Hanya dalam jangka waktu 2 minggu sudah ada ada perubahan. Ini merupakan bukti kongkrit buah dari kerja keras prajurit TNI dalam menjalankan tugas di desa terpencil melalui program TMMD,” terang Rusdianto.

Selain itu kata Rusdianto, hasil dari pekerjaan itu tak lepas peran serta masyarakat membantu dan mendukung setiap pekerjaan yang dilaksanakan oleh Satgas TMMD. Bentuk dukungan serta peran serta masyarakat cukup membuahkan hasil maksimal, sehingga menghasilkan perubahan jalan yang cukup baik.

“Alhamdulliha berkat kerja keras prajurit dan bantuan masyarakat, pekerjaan bisa berjalan lancar. Apa yang menjadi impian mereka selama ini akhirnya bisa terjawab. Beberapa perbaikan, seperti pengerukan jalan sepanjang 5 kilo meter sudah kami lakukan. Bahkan tanjakan penyesalan dianggap rawan untuk dilintasi sudah terlihat landay,” jelasnya.

Rusdianto menegaskan, pekerjaan ini akan dipacu terus sesuai dengan target yang ditentukan dari rencana awal. Adapun beberapa pekerjaan lain, seperti perbaikan plat decker, tahap demi tahap sudah terselesaikan.

“Insya Allah semua pekerjaan berjalan sesuai dengan rencana target kita. Kendala selama ini tidak mengurangi semangat kerja para prajurit, mereka dengan semangatnya melakukan pekerjaan ini,” tandasnya.(01/02/Tim)