Beranda Gorontalo Bakal Calon Lain ‘Pasang Kuda-kuda’, Marten Taha Malah ‘Diserang’ Internal Partainya

Bakal Calon Lain ‘Pasang Kuda-kuda’, Marten Taha Malah ‘Diserang’ Internal Partainya

6

MCB.Com (Kota Gorontalo) – Miris memang jika melihat kondisi Partai Golkar di Kota Gorontalo saat ini. Marten Taha yang nota benenya sebagai Ketua DPD II Partai Golkar Kota Gorontalo malah ‘diserang’ oleh internalnya sendiri. Sementara bakal calon lain sedang ‘pasang kuda-kuda’ dan mencari partai koalisi untuk bisa bertarung pada pilkada 2018—melawan Marten Taha.

Informasi, sejumlah pimpinan kecamatan (PK) dan pimpinan kelurahan (PL) Partai Golkar di Kota Gorontalo melayangkan surat mosi tidak percaya kepada DPD I Partai Golkar Provinsi Gorontalo dan mendesak Musyawarah Daerah Luar Biasa (Musdalub) DPD II Partai Golkar Kota Gorontalo.

Jika desakan Musdalub itu lantaran Marten Taha dianggap lebih memprioritaskan Sahabat Marten Taha (SMT) ketimbang PK dan PL, dinilai oleh sebagian kalangan adalah sesuatu alasan yang tidak mendasar. “Seharusnya PK dan PL bersyukur dengan hadirnya SMT yang justru memperkuat Partai Golkar untuk memenangkan Pak Marten Taha,” ujar Djasman.

Namun desakan Musdalub dan mosi tidak percaya atas kepemimpinan Marten Taha sebagai Ketua DPD II Partai Golkar di Kota Gorontalo, dinilai Ferdriyanto Konio merupakan hal yang biasa dalam politik. “Ini sebuah dinamikan partai politik. Dan saya pikir, ini adalah hal lumrah dan masih dalam bingkai yang normatif,” papar Sekretaris DPD II Partai Golkar Kota Gorontalo.

Tentunya konflik internal ini kata Ketua DPRD Kota Gorontalo, harus diselesaikan dengan baik. Caranya, dengan melakukan pertemuan formal atau dari hati ke hati. “Pertemuan itu bisa dilakukan bersama Ketua DPD II, Pak Marten Taha selaku walikota,” terang Ferdiyanto.

Bahkan pada acara silaturrahim di Kantor DPD II Partai Golkar Kota Gorontalo, Rabu (30/8) bersama kader Golkar, SMT, dan anak-anak yatim piatu, tak dihadiri oleh 5 PK serta sebagian PL. Padahal menurut keterangan yang dihimpun MCB.Com di lokasi itu, para PK dan PL tersebut telah diundang.* (01/02)